One Way Nasional Diterapkan Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2025

oleh -18046 Dilihat

RADARKENDARI.COM, Jakarta – Pemerintah resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional mulai pagi ini untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus mudik Lebaran 2025.

Penerapan one way ini berlaku di KM 71 Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Tol Kalikangkung.

Pemberlakuan one way nasional ini dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama Wakapolri Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Turut hadir Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso dan Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana.

Menteri Dudy menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah pemantauan menunjukkan volume kendaraan telah melampaui batas normal.

“Penerapan one way nasional dilakukan karena volume lalu lintas telah melewati parameter yang ditetapkan kepolisian dan Jasa Marga,” ujarnya.

Parameter tersebut, menurutnya, adalah 8.500 kendaraan per jam.  Ia menambahkan bahwa pemberlakuan one way bersifat dinamis dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan.

Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri menekankan sifat dinamis dari penerapan one way ini.

Ia menghimbau pemudik untuk tidak menunggu pengumuman resmi, karena one way akan diberlakukan sesuai kondisi kepadatan lalu lintas.

Ia juga mengingatkan pengalaman tahun lalu dimana kepadatan justru terjadi karena pemudik menunggu pemberlakuan one way.

Jasa Marga memperkirakan 2,1 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta hingga H+2 Idulfitri 2025.  Hingga pagi ini, 1,2 juta kendaraan telah melintas, atau 60% dari total perkiraan.

Pihak kepolisian berharap skema rekayasa lalu lintas seperti one way, contraflow, dan ganjil-genap dapat memperlancar arus mudik.

PT Jasa Raharja, sebagai salah satu BUMN stakeholder utama dalam Operasi Ketupat 2025, mendukung kelancaran arus mudik dengan upaya mitigasi risiko kecelakaan.

Direktur Operasionalnya, Dewi Aryani Suzana, mengingatkan pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintas dan beristirahat di rest area jika lelah.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi lalu lintas melalui kanal resmi Korlantas Polri dan operator tol.

Diharapkan dengan berbagai skema rekayasa lalu lintas yang disiapkan, arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.