La Ode Azhar Dukung Program Aksi Nasional Keamanan Pangan Terpadu di Kendari

oleh -16693 Dilihat
Foto bersama usai membahas Program Aksi Nasional Keamanan Pangan Terpadu di Kendari.

RADARKENDARI.COM, Kendari – Anggota DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar menghadiri kegiatan Advokasi Lintas Sektor Program Aksi Nasional Keamanan Pangan Terpadu bersama Kepala Balai POM di Kendari Riyanto, S.Farm.,APT., M.SC di Ruang rapat Wali akota Kendari, Selasa (22/4/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjamin pangan yang aman, bermutu, dan bergizi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Program ini bertujuan untuk menciptakan sistem keamanan pangan yang terpadu melalui koordinasi dan kolaborasi antar instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dalam pelaksanaannya, Balai POM di Kendari melibatkan berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Kepala kantor Kemenag Kota Kendari, Ketua TP PKK Kota Kendari, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan informatika serta lembaga pendidikan lainnya.

Pj Sekda Kota Kendari Amir Hasan yang membacakan sambutan Wali Kota Kendari menjelaskan, tantangan untuk mewujudkan keamanan pangan pasti tidaklah mudah.

Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang terpadu dari seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, distribusi, hingga konsumen dan organisasi masyarakat.

“Kami selaku Pemerintah Kota Kendari tentu berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mengkoordinasikan dan memfasilitasi upaya mewujudkan keamanan pangan terpadu ini,” ujarnya.

Pemerintah Kota Kendari menurutnya, akan terus berupaya memperkuat regulasi, meningkatkan kapasitas sumber daya dan menjalin kemitraan yang strategis dengan berbagai pihak.

“Selama ini kami sudah berupaya mengimplementasikannya melalui upaya penguatan sistem pengawasan pangan terhadap produksi dan distribusi pangan baik pangan segar dan olahan, baik di tingkat tradisional maupun modern, kami juga berupaya meningkatkan pemberdayaan pelaku usaha pangan dalam bentuk pendampingan, pelatihan dan fasilitasi kepada pelaku usaha sehingga mampu menerapkan standar keamanan pangan yang baik,” ungkapnya.

Upaya selanjutnya adalah peningkatan kesadaran masyarakat, pembangunan infrastruktur pangan, penegakan hukum yang konsisten serta pemanfaatan teknologi.

Kepala Balai POM Kendari Riyanto, S.Farm.,APT., M.SC menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan.

“Program ini akan difokuskan pada penguatan kapasitas pengawasan pangan, edukasi kepada masyarakat, serta peningkatan pemahaman para pelaku usaha terhadap pentingnya standar mutu pangan,” ujarnya.

Kegiatan advokasi ini juga menjadi ajang untuk menyusun strategi bersama serta menyamakan persepsi lintas sektor tentang tantangan dan solusi dalam pengawasan pangan.

Salah satu isu yang mengemuka adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya pangan yang tidak aman, seperti pangan yang mengandung bahan berbahaya atau kadaluarsa. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi menjadi pilar penting dalam program ini.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan pemaparan hasil pengawasan pangan di wilayah Kendari dan sekitarnya selama tahun sebelumnya.

Dari data yang dipaparkan, masih ditemukan sejumlah produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan, baik dari sisi label, izin edar, maupun kandungan bahan berbahaya. Fakta ini menjadi alarm penting bagi semua pihak untuk terus memperketat pengawasan dan memperluas edukasi.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.