GPA Sultra Ajak Kadernya Refleksi Perjuangan Ulama Dimomentum Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah

oleh -1683 Dilihat

RADARKENDARI.COM, Kendari, Sulawesi Tenggara – Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah Sulawesi Tenggara (GPA Sultra), Muhammad Iksan Saranani, mengajak seluruh kader GPA Sultra di 17 kabupaten se-Sultra untuk menjadikan momen Idul Adha sebagai waktu refleksi.

Ia menekankan bahwa Idul Adha bukan hanya peringatan ritual keagamaan, melainkan momentum untuk menelaah kembali arah perjuangan para ulama, kyai, dan pemuda santri Al Washliyah demi umat dan bangsa.

Iksan mengingatkan makna qurban dan perjuangan bagi Gerakan Pemuda Al Washliyah harus tertanam dalam hati dan jiwa setiap pengurus.

Ia mengutip Al-Qur’an surat As-Shaff ayat 10-11, yang menyerukan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa.

Menurutnya, ayat ini relevan dengan tantangan global saat ini, di mana pemuda Al Washliyah harus berada di garis depan dalam perbaikan akhlak dan pembangunan ekonomi umat dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan.

Iksan menambahkan, qurban bukan hanya soal penyembelihan hewan, tetapi juga tentang menyembelih ego dan kepentingan pribadi demi pengabdian total kepada umat dan bangsa.

Ia mengajak kader pemuda Al Washliyah untuk meneladani Nabi Ibrahim AS, yang bukan hanya figur revolusioner, tetapi juga simbol perlawanan terhadap penindasan dan ketidakadilan.

Iksan menegaskan, menjadi kader Al Washliyah bukan sekadar mencari jabatan atau berorganisasi, melainkan jalan pengabdian kepada agama dan umat.

Ia juga menekankan bahwa GP Al Washliyah, yang lahir sebelum kemerdekaan Indonesia (1930/1941), berkomitmen untuk mengawal NKRI, menjaga ulama dan aset Al Washliyah, serta berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.