RADARKENDARI.COM – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perpustakaan Kota Kendari mengambil peran kunci dalam mengatasi krisis sampah di Kendari melalui Diskusi Publik dan Pelatihan Daur Ulang Sampah Kreatif 2025.
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, dan Bunda Literasi Keperpustakaan Shintya Putri Anaula Sudirman, ini bertema “Membangun Kesadaran Pengelolaan Persampahan Berbasis Masyarakat Melalui Literasi,” berlangsung di Aula Samaturu, Rabu (30/4/2025).
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sampah yang semakin mengkhawatirkan di Kendari, meski DLHK telah mengerahkan upaya maksimal.
Wakil Wali Kota Sudirman mengakui bahwa TPA Puuwatu hampir penuh, dengan lebih dari 90 truk sampah masuk setiap hari.
Sudirman menekankan pentingnya pendekatan dari hulu melalui edukasi dan pengelolaan sampah kreatif, yang menjadi fokus utama Dinas Perpustakaan.
Plt. Kadis Perpustakaan Ridha Wahyuni Nappu menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Perpustakaan untuk mendorong literasi lingkungan dan solusi kreatif berbasis masyarakat.
Dengan melibatkan sekolah-sekolah dan mengajarkan keterampilan daur ulang kepada siswa, diharapkan dapat mengurangi volume sampah, khususnya sampah plastik.
“Literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang kesadaran lingkungan dan solusi untuk masalah sosial seperti sampah,” ujar Ibu Ridha.
Dinas Perpustakaan berharap inisiatif ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi masalah sampah.
Sudirman pun menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ini dan berharap dapat mengurangi sampah plastik hingga 30% jika semua sekolah turut serta.
Editor : Agus Setiawan










