Kendari Kota Bertakwa: Ujian bagi Siska-Sudirman

oleh -18068 Dilihat
*Penulis : Eros Wartawan /Pengamat Sosial, Politik, dan Ekonomi.

Kepemimpinan Siska Karina Imran dan Sudirman Said sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari di tahun 2024 dihadapkan pada tantangan besar, bukan sekadar menepati janji kampanye, tetapi juga mengembalikan identitas Kendari sebagai kota bertakwa.

Laode Idris Syaputra, yang akrab disapa Eros, sekaligus pengamat sosial, politik, dan ekonomi, menyuarakan kegelisahannya terhadap maraknya tempat hiburan malam (THM) yang terus menjamur di Kendari.

Ia menilai fenomena ini sebagai ancaman bagi moral generasi muda dan bertentangan dengan nilai-nilai religius yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.

Kota ini bukan sekadar disebut Kota Bertakwa, tapi harus mencerminkan nilai-nilai ketakwaan dalam kehidupan masyarakatnya. Keberadaan THM justru mencoreng identitas itu.

Sebagai kota yang dikenal religius, Kendari memiliki ikon seperti Tugu Musabaqah Tilawatil Qur’an (Tugu MTQ) yang menegaskan jati diri masyarakatnya.

Namun, menurut Eros, jika pemerintah daerah tidak bertindak tegas, julukan tersebut hanya akan menjadi simbol tanpa makna.

Ia berharap Siska-Sudirman segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini.

Jika pemerintah terus memberikan ruang bagi THM, maka generasi kita yang akan menanggung dampaknya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.