Pendampingan Anak Stunting Buahkan Hasil

oleh -851 Dilihat
Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup saat mengunjungi anak stunting di Kecamatan Kendari Barat.

Radarkendari.com, KENDARI – Program orang tua asuh yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari rupanya membuahkan hasil, Plt Kepala Dinas Kesehatan, drg Fauziah menyebut sejumlah anak balita mengalami perubahan yang baik.

“Alhamdulillah progresnya baik, banyak yang tadinya tinggi bandannya hanya sekian, setelah kita intervensi ada kenaikan. Termasuk ibu hamil ada pertambahan berat badan, kalau sudah lahiran kita akan pantau lagi bayi nya,” ujarnya usai menghadiri Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio secara serentak di SD Kuncup Pertiwi, Selasa (23/7/2024) pagi.

Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf (topi hitam) saat mengunjungi anak stunting.

Fauziah membeberkan, ada sebanyak 133 balita stunting yang menjadi perhatian khusus Pemkot Kendari lewat Program Orang Tua Asuh. Sedangkan untuk ibu hamil atau bumil ada 70 orang.

“Mereka ini setiap bulan kita suplai makanan bergizi, seperti telur, susu dan beras. Kan anak-anak merupakan harapan bangsa, aset bangsa, kalau tidak diperhatikan gizinya semenjak dia didalam perut maupun setelah lahir sampai umur dewasa, bisa saja pertumbuhannya stunting,” ungkap drg Fauziah.

Pemkot Kendari saat memberikan bantuan makanan bergizi pada anak stunting.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menuturkan melalui
program orang tua asuh bagi balita yang terkena stunting bisa menurunkan angka stunting di Kota Kendari.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan intervensi, intervensi ini berupa pemberian makananan yang bergizi buat anak-anak, ibu hamil dan perbaikan lingkungannya,” terang Yusup.

Terkait hal ini, Yusup mengharapkan, dinas terkait terus melakukan pengawasan langsung terkait pengecekan terhadap penanganan anak-anak yang terkena stunting dan ibu hamil.

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup bersama Kapolresta Kendari dan jajaran saat mengunjungi anak stunting.

“Kita harapkan dinas terkait bisa melakukan pengecekan secara langsung itu seminggu sekali terkait perkembangan dari anak-anak yang terkena stunting maupun ibu hamil,” tambahnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara ini juga, mengajak TNI dan Polri untuk terlibat menjadi bapak asuh bagi anak-anak yang terkena stunting.

Hal senada diungkapkan Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala. Menurut Sekda pentingnya pemahaman akan stunting di kalangan masyarakat dan bagaimana upaya peanggulangannya.

“Saya berharap kita semua paham akan stunting dan bersedia berperan aktif dalam upaya pencegahan serta penanggulangannya,” papar Jenderal ASN Kota Kendari tersebut.

Salah satu titik fokus dalam rapat tersebut, adalah menjadikan program penurunan stunting sebagai alat efektif untuk mengatasi masalah tersebut.

Kemudian, dengan mengidentifikasi target-target spesifik, diharapkan upaya ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi angka stunting di Kota Kendari.

“Penurunan angka stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab kita semua,” tambahnya.

Melalui kolaborasi yang solid dan komitmen yang kuat dari semua pihak, diharapkan Kota Kendari dapat menjadi contoh yang menginspirasi dalam upaya penurunan angka stunting. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.