Personil SAR Disiagakan Hadapi Libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah

oleh -2215 Dilihat
Kepala Basarnas Kendari, Muhamad Arafah memimpin Apel Siaga SAR Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kendari, Radar Kendari.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menggelar Apel Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2024/1445 Hijriah di Pelataran KPP Kendari, Rabu (03/04/2024).

Apel Siaga SAR tahun ini diikuti seluruh personil Basarnas Kendari. Kegiatan siaga SAR khusus Lebaran kali ini berlangsung dari tanggal 3 – 18 April 2024.

Kepala Basarnas Kendari, Muhamad Arafah.

Kepala Basarnas Kendari, Muhammad Arafah menjelaskan tujuan dari pelaksanaan Siaga SAR khusus Lebaran Tahun 2024/1445 Hijriah adalah terwujudnya pelayanan SAR yang profesional, sinergi dan militan untuk mendukung kebijakan pemerintah dan melaksanakan siaga SAR khusus bekerjasama dgn kementrian / lembaga terkait dengan selamat dan aman.

Lanjut dia, berpesan kepada seluruh personil untuk menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan SAR dimana dan kapanpun dibutuhkan.

Ia juga berpesan kepada seluruh personil siaga SAR khusus Lebaran Tahun 2024/1445 Hijriah untuk senantiasa menjaga sinergitas antar pelayan masyarakat baik TNI/Polri dan seluruh potensi SAR, menjaga kekompakan dilokasi kecelakaan dan bencana dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat korban bencana maupun kecelakaan.

“Personil SAR harus mempunyai jiwa militan dalam mengemban tugas karna tugas SAR adalah tugas kemanusiaan yg memiliki Medan operasi cukup berat,” ungkap Muhamad Arafah.

Muhamad Arafah juga memerintahkan kepada seluruh personil yang melaksanakan siaga agar dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus tetap melaksanakan prinsip Quick Action Search and Rescue dalam merespon setiap bentuk kedaruratan secara profesional, sinergi dan militan.

“Pelihara dan tingkatkan kesiapan personil, alur dan peralatan agar kecepatan waktu tanggap (Response Time) dan waktu tempuh (Deployment Time) dapat tercapai dengan maksimal sehingga semakin banyak korban yang bisa diselamatkan apabila dibutuhkan Operasi SAR,” kata Arafah.

Arafah mengungkapkan, potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan Siaga SAR khusus lebaran tahun ini adalah diantaranya Bencana hidrometeorologi yaitu banjir, gelombang tinggi, longsor, banjir bandang dan angin puting beliung.

Selanjutnya, bencana geologi yaitu gempa bumi dan tsunami. Kecelakaan Transportasi yaitu kecelakaan kapal, pesawat dan jalan raya, serta Kondisi Membahayakan Manusia diantaranya kedaruratan di tempat wisata.

Sebagai bentuk kesiapan, pihaknya telah mempersiapkan personil ASN sebanyak 117 orang dalam pelaksanaan Siaga SAR khusus Lebaran ini dengan rincian pembagian personil yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari 56 Orang, KN SAR Pacitan 13 Orang, Pos SAR Kolaka 6 Orang, Pos SAR Baubau 6 Orang, Pos SAR Wakatobi 6 Orang, Pos SAR Konawe Utara 6 Orang, Rescue Boat 210 6 Orang, Rescue Boat 307 6 Orang, Unit Siaga SAR Muna 6 Orang dan Unit Siaga SAR Luwu Timur 6 Orang.

Sementara itu, sarana yang digunakan meliputi Sarana Air yang terdiri dari Perahu Karet 10 Unit, Jet Ski 2 Unit, RIB 6 Unit, dan Kapal 3 Unit. Sarana Darat meliputi Rescue Car 13 Unit, Ambulance 1 Unit, ATV 3 Unit, Rescue Trail 11 Unit, Truck Personil 6 Unit, Rescue Truck 1 Unit dan Peralatan SAR Darat 4 Set.

Selanjutnsya, Peralatan Pendukung meliputi Peralatan Medis, Peralatan Evakuasi, Peralatan komunikasi, Peralatan ekstrikasi, Peralatan Selam, dan Peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Untuk okasi Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2024/1445 Hijriah ini meliputi Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Feri Kendari, Pelabuhan Panggulu Belo Wanci, Pelabuhan Wawonii, Pelabuhan Torobulu, Pelabuhan Murhum, Pelabuhan Raha, Pelabuhan Penyebrangan Kolaka – Bajoe, Pelabuhan Tobaku dan Terminal Angkutan Darat.

Selanjutnya lokasi lainnya meliputi Bandara Haluoleo, Bandara Betoambari, Bandara Matahora, Bandara Sangia Nibandera. Kemudian untuk tempat wisata meliputi seluruh tempat wisata di Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Luwu Timur, Konawe Utara dan Muna. (yud) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.