Pj Wali Kota Kendari Wujudkan Net Zero Emisi, Teken MoU dengan PLN EPI Terkait Pengelolaan Sampah

oleh -12123 Dilihat
Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup memperlihatkan dokumen kerjasama yang dijalin dengan PT PLN EPI di Jakarta.

RADARKENDARI.COM, JAKARTA – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menandatangani Nota Kesepahaman (Kerjasama) dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) di Jakarta, belum lama ini.

Kerjasama yang dibangun dengan PLN terkait pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP).

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup bersyukur bisa menjalin kemitraan dengan PT PLN EPI dalam mengelola sampah. Menurutnya, kerjasama ini menjadi sebuah inisiatif penting yang bertujuan mendukung transisi energi dan pencapaian target net zero emission.

“Kita semua bercita-cita mewujudkan zero emisi diwilayah masing-masing. Kita ingin wilayah kita sehat dan bersih bebas dari emisi sehingga masyarakat tinggal dengan aman, nyaman, dan bahagia,” kata Yusup.

Yusup menambahkan, inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat pihaknya dalam memanfaatkan sampah sebagai sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Melalui pengolahan sampah menjadi BBJP, kita tidak hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga mendukung transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Kendari. Ini adalah langkah konkret untuk mencapai target net zero emisi,” ujar Pj. Wali Kota Kendari.

Suasana penandatanganan MoU dengan PT PLN EPI di Jakarta.

Ia juga berharap program ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan energi terbarukan.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menyampaikan pentingnya kemandirian dan pembangunan kapasitas (capacity building) bagi Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam rangka peningkatan perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kemandirian BUMD merupakan salah satu kunci untuk memperkuat perekonomian daerah. Dengan kapasitas yang memadai, BUMD dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan berkontribusi signifikan terhadap PAD,” ujar Tomsi Tohir.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara BUMD dan BUMN sebagai langkah strategis yang harus terus diperluas di berbagai sektor usaha.

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menghadiri seremoni penandatanganan MoU dengan PT PLN EPI di Jakarta.

“Nota kesepahaman ini diharapkan segera diimplementasikan, dengan tujuan agar program pengolahan sampah menjadi BBJP dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target lingkungan yang lebih bersih dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya. (wan/adv) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.