Polda Sultra Subsidi Sembako untuk Masyarakat Lewat Gerakan Pangan Murah

oleh -646 Dilihat
Kapolda Sultra saat memantau GPM.

Radarkendari.com, KENDARI – Halaman Markas Komando (Mako) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dipadati masyarakat yang antusias berburu bahan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar pada Jumat (13/3/2026).

​Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kapolda Sultra Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H bersama Wakapolda dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.

Pprogram ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri melalui Kakor Binmas yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polda dan Polresta di seluruh Indonesia.

​Dirbinmas Polda Sultra, Kombes Pol. Suharman Sanusi, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan rasa tenang kepada masyarakat di tengah isu global.

​”Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan launching Gerakan Pangan Murah. Khusus di Polda Sultra, kami berkoordinasi dengan Bulog untuk menyediakan stok yang cukup bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Suharman.

​Dalam pasar murah ini, komoditas yang paling diburu adalah beras. Polda Sultra berhasil menyalurkan beras kualitas baik seperti SPHP dengan harga yang jauh di bawah pasar berkat adanya subsidi.

​Harga Beras: Rp50.000 per karung (kemasan 5 kg). ​Total Stok di Polda: Sekitar 1.500 karung. ​Penjualan Hari Ini: Telah terjual sekitar 700 karung kepada masyarakat.

​Menanggapi isu melemahnya ketahanan pangan akibat konflik di Timur Tengah, Kombes Pol. Suharman menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan panic buying.

​”Berdasarkan koordinasi pusat, ketahanan pangan nasional kita masih sangat aman hingga bulan Desember nanti. Jadi, kami mengimbau masyarakat agar jangan terprovokasi isu hoax yang menyebut ekonomi kita melemah. Daya beli masyarakat saat ini masih relatif kondusif,” tegasnya.

​Meski acara seremonial berlangsung hari ini, Polda Sultra memastikan koordinasi dengan Bulog akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik, termasuk pasar-pasar tradisional, guna memastikan masyarakat tetap bisa mengakses pangan dengan harga terjangkau. (red/iD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.