Polresta Kendari Cegah Tawuran Remaja, Empat Pelaku Dibina

oleh -13641 Dilihat
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP.Nirwan Fakaubun saat menginterogasi empat remaja yang diduga akan melaksanakan tawuran di Kota Kendari, Minggu (23/03/2025).

RADARKENDARI.COM, Kendari, Sulawesi Tenggara – Polresta Kendari menghentikan rencana tawuran remaja di Kawasan Lepo-lepo, Sabtu (22/03/2025).

Di lokasi kejadian, sebanyak empat remaja yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) diamankan. Meskipun aksi mereka berpotensi melanggar hukum, polisi memilih fokus pada pencegahan tawuran dan pembinaan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP. Nirwan Fakaubun, menjelaskan bahwa penangkapan empat remaja berinisial RI (15), RA (15), HA (14), dan HL (14) dilakukan karena mereka merencanakan tawuran antar kelompok remaja.

“Mereka tergabung dalam kelompok yang bernama Star Farms dan berencana menyerang kelompok lain,” ujar AKP. Nirwan, Minggu (23/03/2025).

Polisi mengamankan berbagai sajam dari para remaja tersebut, termasuk tongkat golok, golok sisir, dan parang.  “Alat-alat tersebut mereka gerinda sendiri dan didapatkan dari teman mereka,” tambahnya.

AKP. Nirwan menekankan bahwa sajam tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan luka berat.

Meskipun tindakan para remaja tersebut melanggar Undang-Undang Darurat tentang senjata tajam,  peraturan peradilan anak yang berlaku untuk anak di bawah umur serta atas permintaan orang tua membuat polisi memilih jalur pembinaan.

“Kami mempertimbangkan permintaan orang tua dan fokus pada pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas AKP. Nirwan.

Pihak kepolisian saat ini tengah mencari formula untuk memberikan efek jera kepada para remaja tersebut.

Nike, salah satu orang tua pelaku, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian atas penangkapan anak-anaknya.

Ia mengaku tidak mengetahui aktivitas anak-anaknya dalam mempersiapkan tawuran.  “Saya akan lebih mengawasi dan membina anak saya agar kejadian ini tidak terulang lagi,” ucapnya dengan nada menyesal.

Ia juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi anak-anak lain agar menjauhi tawuran.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.