Kendari, RadarKendari.com – Masyarakat Kota Kendari sempat dihebohkan oleh pesan berantai di media sosial (Medsos) Whats App soal kehadiran sosok pria berpura-pura menjadi wanita sekaligus tukang hipnotis.
Informasi tersebut tidak benar. Hasil penelusuran media ini bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari dan Kepolisian menemukan fakta bahwa sosok wanita dalam foto yang tersebar dimedia sosial adalah benar seorang wanita.
Dia adalah Djaena (58), wanita paruh baya itu adalah warga Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kepada media ini, Djaena mengaku berprofesi sebagai penjual obat herbal dan bukan tukang hipnotis. “Saya tidak pernah hipnotis orang apalagi sampai mau menipu. Saya penjual obat herbal,” ungkap Djaena, Senin (22/04/2024).
Djaena mengaku menjual obat herbal sejak lama. Profesi itu ditekuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mengingat dirinya yang hidup pasca ditinggal suami dan anak karena wafat.
“Saya cari uang halal. Dari hasil jual obat dan gaji pensiun suami yang mantan Guru SMP Negeri 2 Kendari. Saya tidak pernah tipu orang. Saya ini perempuan bukan laki-laki,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kota Kendari, Husni Mubaraq mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran, informasi terkait tukang hipnotis dan pria yang berpura-pura jadi wanita tidak benar.
“Itu informasi hoaks. Kami sudah turun cek dilapangan. Yang bersangkutan adalah benar wanita dan berprofesi sebagai pedagang obat herbal. Yang bersangkutan juga masih tergolong orang mampu karena punya rumah sendiri dan anak-anak yang memperhatikan kehidupan beliau,” ungkap Husni Mubaraq.
Husni mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pasalnya, saat ini banyak beredar informasi hoaks ditengah masyarakat dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Kami harap masyarakat tidak meneruskan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,”pungkasnya. (Wan)










