Pemkot Kendari Raih Apresiasi Nasional atas Komitmen Penyelamatan Pangan

oleh -14945 Dilihat
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup.

RADARKENDARI.COM – Kota Kendari menjadi salah satu daerah yang bakal menerima apresiasi atas komitmen penyelamatan pangan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia (RI).

Kota Kendari menjadi satu-satunya daerah di Pulau Sulawesi yang bakal menerima penghargaan tertinggi dibidang ketahanan pangan tersebut.

Penghargaan akan diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup di Jakarta pada 22 Oktober 2024 mendatang.

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup mengecek produksi pangan lokal masyarakat.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam (SDA) Kementerian PPN RI, Vivi Yulaswati mengatakan, penghargaan (apresiasi) ini diberikan kepada pemerintah daerah yang komitmen dalam penyelamatan pangan.

“Pemerintah mengapresiasi Pemerintah Daerah dalam komitmen penyelamatan  pangan,” ujar Vivi kepada media ini.

Selain apresiasi, Kementerian PPN juga bakal melaunching buku “Teladan Bijak Kelola Susut dan Sisa Pangan”.

“Sehubungan dengan telah disusunnya Buku Best Practices Penanggulangan Susut dan Sisa Pangan di Indonesia oleh JP2GI (Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia) dan didukung oleh Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) maka kami menguundang pemerintah daerah untuk menghadirinya,” ungkap Vivi.

Berikut Daftar Pejabat Pemerintah Daerah yang diundang untuk menerima penghargaan dari Kementerian PPN/Bappenas RI :  

1. Gubernur Provinsi D.I Yogyakarta

2. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau

3. Gubernur Provinsi Sumatera Utara

4. Gubernur Provinsi Kalimantan Timur

5. Gubernur Provinsi Jawa Barat

6. Gubernur Provinsi Sumatera Selatan

7. Gubernur Provinsi Banten

8. Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara

9. Gubernur Provinsi Lampung

10. Gubernur Provinsi Bali

11. Gubernur Provinsi Sulawesi Utara

12. Gubernur Provinsi Jawa Tengah

13. Walikota Semarang

14. Walikota Samarinda

15. Walikota Kendari

16. Walikota Cirebon

17. Walikota Bontang

18. Walikota Prabumulih

19. Walikota Balikpapan

20. Walikota Pekanbaru

21. Walikota Palembang

22. Bupati Berau

23. Bupati Kutai Kartanegara

24. Bupati Bogor

25. Bupati Banyumas

26. Bupati Kebumen

Sebelumnya, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) bakal menghelat Lomba Pangan Beragam Bergizi Seimbang (B2SA). Lomba digelar dalam rangka mengedukasi masyarakat untuk mencintai pangan lokal dan stop boros pangan.

Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala menjadi juri dalam lomba B2SA yang digelar Pemkot Kendari beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan, lomba pangan B2SA merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mempromosikan Pangan lokal pengganti nasi.

“Dalam lomba B2SA ini, bahan yang digunakan peserta lomba bersumber dari pangan non beras, umbi-umbian, jagung atau yang lebih kita kenal dengan Sikato (Sinonggi, Kasuami, Kambuse, Kabuto),” ungkap Abdul Rauf.

Abdul Rauf yakin, dengan memperkenalkan pangan lokal, masyarakat bisa terhindar dari rasa ketergantungan terhadap beras yang saat ini harganya terus berfluktuatif dan cenderung naik.

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup memberikan arahan kepada pelaku UMKM agar terus berproduksi terutama dalam menghadirkan pangan lokal.

“Dengan menkonsumsi pangan lokal tentunya akan menghemat pengeluaran masyarakat. Apalagi pangan lokal ini juga memiliki gizi setara dengan nasi,” ungkap Abdul Rauf.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari ini menambahkan, peserta lomba pangan B2SA ini adalah seluruh Camat di Kota Kendari.

“Pesertanya sengaja kita pilih camat agar nantinya pangan lokal ini mudah untuk disampaikan ditingkat Kelurahan hingga Ketua RT/RW dan kepada masyarakat luas. Mari kita gaungkan program ini sehingga kita bisa mandiri dan tidak boros pangan,” pungkasnya.

Reporter : Wawan Putra

Editor : Cici Purnamasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.