Rumah Warga di Kendari Dibobol Saat Mudik Lebaran, Laptop hingga Dokumen Kendaraan Raib

oleh -766 Dilihat
Warga di BTN Gria Rafasya Anawai Tunggala, Kecamatan Wua-Wua, dibuat resah setelah beberapa rumah dilaporkan dibobol pencuri saat pemiliknya pulang kampung.

RADARKENDARI.COM Kasus pencurian rumah saat ditinggal mudik Lebaran kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Warga di BTN Gria Rafasya Anawai Tunggala, Kecamatan Wua-Wua, dibuat resah setelah beberapa rumah dilaporkan dibobol pencuri saat pemiliknya pulang kampung.

Salah satu korban, Amirul Mukminin, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kendari setelah mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan saat kembali dari mudik.

Peristiwa itu diketahui terjadi di rumah korban yang berada di BTN Gria Rafasya Anawai Tunggala, Kecamatan Wua-Wua.

Dalam laporannya, korban menyebut rumah ditinggalkan sejak awal Maret 2026 karena mudik Lebaran, dan baru kembali pada Minggu malam, 22 Maret 2026.

Saat tiba di rumah, korban mendapati pintu belakang sudah terbuka dan sejumlah barang di dalam rumah hilang.

Barang yang dilaporkan raib antara lain laptop, tablet, proyektor, rice cooker, serta dokumen kendaraan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Tak hanya satu rumah, warga lain bernama Samsul juga mengaku mengalami kejadian serupa. Ia menyebut ada beberapa rumah di lingkungan mereka yang dibobol pencuri saat pemiliknya meninggalkan rumah untuk mudik Lebaran.

“Ada beberapa rumah yang dibobol pencuri saat kami mudik. Kami minta aparat segera menangkap pelaku,” ujarnya.

Warga berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli, terutama saat musim mudik dan libur panjang, karena banyak rumah dalam kondisi kosong sehingga rawan menjadi sasaran pencurian.

Saat ini kasus tersebut telah dilaporkan dan tengah dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar memastikan keamanan rumah sebelum bepergian dalam waktu lama guna menghindari kejadian serupa.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.