Kendari, RadarKendari.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota dalam Safari Ramadan di Masjid Nurul Hidayat, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Minggu (24/03/2024).
Dalam ceramah singkatnya, Ridwansyah Taridala menyampaikan bahwa Ramadan 1445 Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk menambah keimanan bagi umat Islam. Itu dikarenakan ramadan merupakan bulan yang penuh ampunan dan limpahan pahala serta rahmat dari Allah SWT.

“Setelah seharian kita melaksanakan ibadah, sebagai bentuk pengamalan kita sebagai hamba Allah Subhanahu wa Taala, di tengah-tengah aktivitas duniawi kita masih bisa sempatkan untuk datang ke sini mencari RidhoNya,” ungkapnya.
Kemudian, Sekda Kota Kendari juga menyampaikan Safari Ramadan dan Salat Tarawih secara bersamaan harus dilaksanakan secara terus menerus karena semua itu dilakukan untuk menjadi orang yang takwa.
“Dan ciri-ciri dari bertakwa adalah selain melaksanakan seluruh perintah Allah SWT juga orang yang suka bersedekah, berinfak dan membantu kepada sesama yang membutuhkan,” ungkap Ridwansyah Taridala.
“Contohnya ketika diajak Pak RT, Pak RW dan Pengurus Masjid untuk membersihkan lingkungan kita masing-masing, wajib dilakukan sebagai bentuk pengamalan kita,” tambahnya.
Sekedar informasi, dalam Safari Ramadan di Masjid Nurul Hidayat, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Ridwansyah Taridala didampingi Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, camat dan lurah serta Baznas Kota Kendari menyerahkan bantuan hibah (dana tunai) kepada imam masjid, marbot, dan pembersih masjid.
Pemkot Kendari Sukseskan Program Pelayan Dua Tanah Suci Raja Salman Bin Abdul Aziz Bin Saud
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar Buka Puasa Bersama Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi melalui Program Pelayan Dua Tanah Suci Raja Salman Bin Abdul Aziz Bin Saud yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, kemarin.

Penjabat (Pj ) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menyambut baik kedatangan Perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Kota Lulo. Menurutnya, kedatangan Perwakilan Raja Arab tersebut membawa berkah bagi daerah lantaran Kota Kendari menjadi salah satu Kota yang dipilih untuk melaksanakan Program Pelayan Dua Tanah Suci Raja Salman Bin Abdul Aziz Bin Saud.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Islamic Centre Muadz (ICM) di bawah kepemimpinan Ustad Zezen Mursalin yang telah memfasilitasi kegiatan buka puasa bersama ini dan ini merupakan keberkahan yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Lanjut dia, hubungan antara Kota Kendari dengan Arab Saudi telah terjalin dan berlangsung sejak lama dalam berbagai bidang khususnya bidang pendidikan dan keagamaan.
“Kota Kendari saat ini telah tumbuh menjadi salah satu pusat pendidikan, budaya dan pariwisata di Sulawesi Tenggara (Sultra), dikenal pula sebagai kota ramah dan kota toleransi serta masyarakatnya sangat menghargai kebersamaan, hal ini terlihat pada saat terjadi banjir banyak masyarakat berbondong-bondong memberikan bantuan kepada korban yang tertimpa bencana sebagai bentuk kepedulian dan perhatian sesama anak bangsa,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi Syaikh Ahmad Isa Al Hasimi mengatakan, kegiatan buka puasa bersama dengan Pemkot Kendari merupakan bentuk kecintaan negara Arab Saudi dan kecintaan Raja Salman kepada Kota Kendari.
“Saya sangat mencintai orang-orang di Kendari dan saya tidak tahu sebenarnya apa yang membuat bapak dan ibu sekalian bisa menarik hati saya sehingga kami tidak pernah bosan untuk datang ke Kendari dan Kendari menjadi kota yang paling sering di kunjungi,” ujarnya yang di translate ke bahasa Indonesia melalui Ketua Yayasan Muadz Indonesia Zezen Zaenal.
Selain itu, Kepala Atase Agama Kedubes Kerajaan Arab Saudi juga mengungkapkan, selain Program Buka Bersama ada juga pembagian Mushaf Al-Qur’an untuk masjid-masjid yang ada di Kota Kendari.
“Kegiatan ini di bawah arahan Departemen Urusan Keislaman Dakwah dan Bimbingan Islam di Saudi Arabia yang dipimpin langsung oleh Abdul Latif dan demikian pula di bawah kepengawasan langsung dari Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia H.E. Faisal bin Abdullah Al-Mudi,” pungkasnya.
Diakhir acara, Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi berikan Cenderamata berupa Al-Qur’an bertinta Emas kepada Pj. Wali Kota Kendari dan Al-Qur’an kepada pengurus masjid yang ada di Kota Kendari. Kemudian, Pj. Wali Kota Kendari juga memberikan Cenderamata kepada Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi berupa kain tenun khas Kota Kendari.
Muh Yusup : Ramadan Momentum Melatih Kesabaran
Program Safari Ramadan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berlanjut di Masjid Al-Muhajirin Kambu, kemarin. Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup memimpin langsung salah satu kegiatan syiar Islam ini.

Dalam ceramah singkatnya, Muhammad Yusup berpesan kepada jamaah untuk memanfaatkan Ramadan 1445 Hijriah sebagai momentum yang tepat untuk melatih dan mengasah kesabaran agar menjadi mukmin yang berkualitas.
Salah satu contoh kesabaran yang harus dilaksanakan kaum muslimin, kata Yusup, yakni latihan untuk tidak makan, tidak minum dan mengendalikan hawa nafsu di siang hari selama bulan Ramadan.
“Bulan Ramadan adalah latihan kesabaran dan menahan untuk tidak marah, menahan tidak menyampaikan kata-kata buruk atau menahan komentar di media sosial,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Yusup juga berpesan kepada jamaah untuk mengawasi putra-putrinya dirumah mengingat belum lama ini kekerasan (perundungan) di Kota Kendari marak terjadi.
“Saya sangat menyayangkan kekerasan atau perundungan yang marak dilakukan pelajar. Kemarin ada dua siswi SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang melakukan perundungan terhadap rekannya sendiri bahkan harus sampai dirawat dirumah sakit,” ungkap Yusup.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini berpesan pada seluruh masyarakat khususnya jamaah masjid Al Muhajirin ini agar memperhatikan anaknya masing-masing dengan meningkatkan pengawasan dan pendampingan termasuk guru di sekolah.
“Saya sudah minta aparat penegak hukum menindak lanjuti dan terus melakukan pembimbing karena mereka masih kategori anak. Sedangkan korban saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Kendari. Kami berikan pendampingan dan diharapkan kejadian ini adalah yang terakhir kalinya,” tegasnya.
Sekedar informasi, dalam safari Ramadan di Masjid Al Muhajirin Kambu, Pj Wali Kota Kendari didampingi langsung oleh Sekda Ridwansyah Taridala, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian camat dan lurah, serta perwakilan Forkopimda.
Pada kesempatan tersebut Pj Wali Kota Kendari juga menyerahkan bantuan hibah dari Pemkot dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari kepada pengurus masjid, guru mengaji dan marbot masjid. Kemudian secara pribadi Pj Wali Kota Kendari juga menyumbangkan karpet untuk masjid Al Muhajirin Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu. (Wan/adv)














