Wali Kota Kendari Ajak Warga Nikmati Keindahan dan Edukasi Alam di Kebun Raya

oleh -4341 Dilihat
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran didampingi Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman saat mengunjungi Kebun Raya Kendari.

RADARKENDARI.COM – Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, mengajak masyarakat untuk menjadikan Kebun Raya Kendari sebagai destinasi wisata pilihan.

Hal ini disampaikannya usai melakukan kunjungan langsung ke Kebun Raya Kendari pada Minggu (11/5), didampingi Wakil Walikota Kendari, Sudirman.

Ia mengungkapkan rasa senang melihat antusiasme warga yang tinggi dalam memanfaatkan ruang terbuka hijau tersebut untuk berekreasi bersama keluarga.

“Kehadiran masyarakat di Kebun Raya Kendari sangat menggembirakan.  Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan kenyamanan agar tempat ini semakin menarik sebagai lokasi rekreasi,” ujar Wali Kota Siska.

Lebih lanjut, Wali Kota Siska juga menekankan pentingnya Kebun Raya Kendari sebagai destinasi wisata alam dan edukasi, baik bagi warga Kendari maupun pengunjung dari luar daerah.

“Kami ingin Kebun Raya Kendari menjadi tempat belajar bagi generasi muda tentang pentingnya pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Dengan berbagai rencana pembenahan yang tengah digagas, Pemerintah Kota Kendari berharap Kebun Raya Kendari dapat menjadi ikon wisata alam ramah keluarga dan kebanggaan masyarakat Kota Kendari.

Wali Kota Siska mengajak seluruh warga untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian Kebun Raya Kendari agar keindahannya dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Sekedari informasi, Kebun Raya Kendari merupakan salah satu kebun raya di Indonesia yang berada di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tepatnya di Jalan Kebun Raya Nanga-Nanga, Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kendari.

Kebun Raya Kendari menjadi alternatif wisata di kota yang berjuluk Kota Lulo ini. Lokasi Kebun Raya Kendari cukup strategis lantaran hanya berjarak 12 kilometer (km) atau 30 menit berkendara dari pusat kota.

Kebun Raya Kendari didirikan di atas lahan bekas tambang batu dan pasir serta perambahan hutan, berdasarkan informasi dari website Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Kebun raya yang diresmikan pada Oktober 2019 ini, mengusung tema Konservasi Tumbuhan Ultrabasa, lantaran kondisi tanah dan batuan di kawasan Kendaru yang mengandung batuan ultrabasa, seperti dilansir dari website Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).  

Kebun Raya Kendari memiliki luas 96 hektar, terdiri atas 18 hektar hutan lindung dan 78 hektar hutan produksi tetap.

Penataan kebun raya ini dilaksanakan pada periode 2015 hingga 2018, dengan total anggaran mencapai Rp 39,9 miliar.

Sejumlah koleksi tanaman di Kebun Raya Kendari antara lain, tanaman ultrabasa, tanaman hias, tanaman pangan, tanaman obat, tanaman bahan bangunan,  tumbuhan endemik, dan sebagainya.

Selain beragam flora, Kebun Raya Kendari memiliki sejumlah fasilitas lainnya. Pengunjung akan menjumpai aliran sungai kecil di tengah kebun raya sehingga menambah kesan sejuk dan segar.

Selain itu, Kebun Raya Kendari memiliki taman tematik, menara pandang, gazebo, camping ground, mushola, toilet, area parkir, visitor center, dan pusat studi atau penelitian.

Jika beruntung, wisatawan juga bisa menjumpai sejumlah fauna di Kebun Raya Kendari, seperti ayam hutan, ular, dan satwa lainnya.

Dengan beragam daya tarik tersebut, tidak heran jika Kebun Raya Kendari merupakan salah satu destinasi populer di kota ini untuk melepas kejenuhan dari kawasan perkotaan.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.