Menteri Tito Tegaskan Pentingnya Swasembada Pangan saat Buka Gerakan Pangan Murah di Kendari

oleh -11102 Dilihat
Mendagri Tito Karnavian saat meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Eks MTQ Kendari.

RADARKENDARI.COM – Kendari, Sulawesi Tenggara – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (26/8/2025).

Acara ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Sultra, dan Kadin Indonesia untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan di tengah tantangan global dan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyambut baik kegiatan ini, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah adalah bentuk nyata gotong royong lintas sektor.

“Tantangan sektor pangan semakin kompleks. Gerakan ini hadir untuk menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan tetap tersedia, dan mendekatkan akses pangan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian, dalam arahannya, menekankan bahwa pangan adalah isu utama yang menjadi perhatian Presiden. Menurutnya, swasembada pangan adalah syarat mutlak bagi kedaulatan bangsa.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa negara merdeka adalah negara yang merdeka dari pangan,” ungkapnya.

Tito juga menjelaskan bahwa berdasarkan survei, biaya hidup menjadi perhatian utama masyarakat, di mana pangan adalah faktor paling mendasar.

Ia menekankan pentingnya pengendalian inflasi, terutama pada volatile food (bahan pangan yang harganya mudah bergejolak). Ia menyarankan agar kepala daerah membentuk forum koordinasi rutin untuk memantau harga pasar dan mengendalikan inflasi.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.

“Ketersediaan dan keterjangkauan pangan adalah hak rakyat yang wajib kita pastikan bersama. Ketahanan pangan tidak bisa dibangun sendiri, tetapi harus melalui gotong royong lintas sektor,” katanya.

Gerakan Pangan Murah di Kendari ini tidak hanya bertujuan menekan inflasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar menuju swasembada pangan nasional dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.